Senin, 18 Maret 2013

MELIHAT DIRIMU

Keadaan yang statis...

Siapapun pasti pernah mengalami hal yang sama, kadang kita berusaha keras namun keadaan yang dilihat biasa saja bahkan gagal. hal tersebut sering membuat kita drop, down dan sebagainya.
Melihat dirimu
sulit sekali bagi kita untuk bangkit (up) kembali saat itu, tapi kita harus terus berpikir bahwa setiap orang akan mengalami masa-masa pendewasaan dengan cara menghadapi yang terjadi agar bisa lebih baik dari sebelumnya.

banyak hal yang kita tidak mengerti kenapa bisa seperti itu...
sering kita bertanya penyebabnya apa..? faktor-faktornya apa saja..? dan banyak lagi.....
tapi apakah kita pernah melihat kedalam diri kita..? apa saja yang sudah kita lakukan untuk mendapatkan hasil itu,,,?
ya,, sangat jarang, kita cenderung mempermasalahkan situasi dan keadaan yang sedang terjadi padahal point terpenting bagi kita adalah "Introspeksi" dengan introspeksi kita dapat melihat seperti apa pribadi kita. Dengan introspeksi juga atau yang mirip dengan refleksi diri kita bisa belajar dari kesalahan dan mulai memperbaikinya.

Tidak hanya dengan itu saja ada hal lain yang bisa membuat kita agar mulai bangkit lagi, seperti ;
  • Perubahan, sadar atau tidak kebanyakan dari kita melakukan sesuatu dan gagal tapi kita masih saja tetap melakukan pekerjaan itu dengan hal yang sama. hal yang salah biasanya pada cara yang dilakukan.
misalnya ada seorang pedagang yang tidak berhasil menjual buah dagangannya hari ini karena dia berjualan didepan taman. keesokan harinya ia juga tidak menjual buahnya hingga habis.
namun ada teman dari pedagang itu yang gagal menjual buahnya (TAPI) keesokan harinya ia merubah tempat berjualannya di pasar dan hasilnya jauh lebih baik.
kita selalu mengerjakan sesuatu dan gagal tapi kita masih tetap mengejakan hal itu dengan cara yang sama.
  • Perbandingan, dengan membandingkan sesuatu baik itu sikap,tindakan,umur dan mereka yang pernah gagal lebih dari kita.
lihatlah orang-orang sekitarmu atau yang seusiamu terkadang mereka bisa jauh melakukan sesuatu dengan baik, dan orang-orang yang bisa bangkit kembali dari kegagalan. Bagi orang optimis hal itu akan dijadikan sebagai pemacu semangat agar bisa bangkit kembali, namun bagi orang yang pesimis hal tersebut malah membuatnya semakin takut menghadapi keadaan karena akan banyak alasan yang dia lontarkan seperti, "mungkin orang-orang itu memang mempunyai kelebihan pada bagian itu" atau "peluang orang-orang itu lebih besar daripada saya". hindarilah pemikiran yang seperti itu.
  • Keinginan, seberapa besar keinginan kita untuk mengerjakan sesuatu sangat berpengaruh pada hasil yang akan kita capai.
seorang teman pernah bilang pada saya kalau dia sangat tidak pandai dalam pelajaran berhitung tapi dia memiliki rasa ingin tau yang sangat besar. Ia memulai dengan membaca rumus-rumus, mengerjakan soal-soal, bertanya pada orang yang lebih tau, dan pastinya lebih giat belajar dari sebelumnya. Semua yang kita lakukan tidak ada yang tidak membuahkan hasil, dan akhirnya ia meraih yang dia inginkan yaitu lulus dengan nilai tertinggi disekolahnya.

 
sejejer baris ini yang dapat saya bagikan semoga dapat membantu..

TERIMA KASIH..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berbagi Komentar yang membangun satu sama lain.